Lebak,portalporosdunia.id – Pembangunan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran (TA) 2025 yang berlokasi di Daerah Irigasi (DI) Ciguha tepatnya di Kampung Nyompok /Cibuntu Desa Suwakan Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Banten disambut baik oleh warga. Jumat, 5 September 2025
Hal ini disampaikan Agung Maulana selaku ketua Kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Sangiang lestari Desa Suwakan Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak, mengatakan bahwa pembangunan program P3-TGAI Tahun 2025 di Desa Suakan disambut baik oleh masyarakat khususnya yang tergabung di kepolpok P3A Sangiang Lestari
“Dengan adanya pembangunan program P3-TGAI tahun 2025 ini akan berdampak positif bagi para petani, khususnya warga yang tergabung di dalam kelompok P3A Sanghiang Lestari di Desa Suwakan Kecamatan Bayah,” kata Agung Maulana
Karena kata Agung dengan dibangunnya saluran irigasi ini akan memaksimalkan debit air , dan bisa meng caver kebutuhan air di lahan pesawahan masyrarakat luas ” ujarnya
Agung juga menerangkan bahwa pagu anggaran P3-TGAI tersebut sebesar 1.95.000.000 (seratus sembilan puluh lima juta rupiah) dengan fisik volume panjang 300 meter dan tidak lama lagi akan PHO
“Alhamdulilah pelaksanaan pengerjaan fisik P3-TGAI sudah mencapai 70 persen. Dan semoga pengerjaan pembangunan irigasi ini bisa bertahan lama dan sesuai harapan,” ungkapnya
Dan saya juga lanjut Agung, mengucapkan terima lasih kepada semua pihak baik kepala Desa Suwakan dan pihak lainya yang telah mengawal dalam proses dan tahapan,nya, sehingga program P3-TGAI tahun 2025 ini dapat kami terima,” paparnya
Hal yang sama disampaikan oleh salah satu tokoh petani muda Kampung Cibuntu Obar Sobarudin menyampaikan apresiasi pembangunan program P3-TAGI di Desa Suwakan
“Saya selaku masyarakat Kampung Cibuntu Desa Suwakan Kecamatan Bayah sangat mengapresiasi kepada pihak pemerintah yang telah memberikan prohram P3-TGAI di yang dilaksanakan oleh kelompok P3A Sanghian Lestari , semoga adanya pembanguna Irigasi ini bisa bermangfaat bagi para peteni,” kata Obar
Dinar
























